Besaran dan Satuan

1. Besaran – Besaran Fisis, Standar dan Satuan

Pembentuk utama fisika adalah besaran-besaran fisis yang dipakai untuk menyatakan hukum-hukum Fisika, misalnya panjang, massa, waktu , gaya, kecepatan, massa jenis, resistivitas, temperatur, intensitas cahaya dan banyak lagi yang lainnya. Ada banyak besaran fisis dan kadang-kadang saling bergantungan satu dengan yang lainnnya, sehingga pengaturannya menjadi sulit, misalnya laju (speed) adalah perbandingan antara panjang dengan waktu. Yang harus dilakukan adalah memilih jenis besaran fisis sebagai besaran dasar. Besaran-besaran lain dapat diturunkan dari besaran dasar ini. Standar hanya diberikan untuk besaran-besaran dasar saja. Misalnya bila kita pilih panjang sebagai besaran dasar, maka kita harus menentukan sebuah standar dasar untuk panjang yang kita definisikan berdasarkan penelitian di laboratorium pengukuran.

Timbul pertanyaan berapa banyak besaran dasar yang harus kita tetapkan?, besaran apa saja yang masuk sebagai besaran dasar?  dan siapa yang harus menetapkan besaran dasar tersebut?.

Jawabannya kita harus memilih sesedikit mungkin besaran dasar, tetapi harus dapat memberikan gambaran lengkap dan sederhana tentang fisika. banyak pilihan yang mungkin, misalnya dalam salah satu sistem, gaya dipilih sebagai besaran dasar, sedangkan dalam sistem yang kita gunakan nanti (sistem SI) gaya merupakan besaran turunan. Sebuah lembaga Berat dan Ukuran Internasional (International Bereau of Weights and Measures) yang terletak di kota Paris Prancis dan didirikan pada tahun 1875 menjadi sebuah lembaga internasional yang menetapkan besaran dasar. Badan ini berhubungan dengan semua laboratorium standar yang ada di seluruh dunia dan secara berkala mengadakan pertemuan untuk membuat resolusi dan rekomendasi. Pertemuan pertama diadakan tahun 1889.

Sebuah standar untuk besaran dasar harus memiliki sifat tetap dan tidak berubah seiring dengan waktu. contoh misalnya kita menetapkan besaran dasar adalah panjang. Maka kita harus menentukan standar untuk panjang. misalnya kita tetapkan panjang 1 yard adalah jarak dari ujung hidung ke ujung jari telunjuk yang direntangkan ke arah depan. Tentu saja standar ini sangat tidak tetap, karena jarak dari ujung hidung ke ujung jari telunjuk setiap orang adalah berbeda-beda, sehingga sangat sulit untuk menentukan standar 1 yard dengan cara ini. Sering kali juga kita membuat perbandingan standar secara tidak langsung misalnya : ada 3 persoalan pengukuran panjang (jarak) berikut ini: (a) jarak dari Great Nebula di galaksi andromeda ke bumi, (b) tinggi badan orang dan (c) jarak antara inti-inti di dalam molekul NH3 . Jelaslah bahwa teknik pengukurannya akan sangat berbeda, misalnya untuk persoalan a dan c tidak dapat kita ukur dengan menggunakan penggaris atau meteran.

2. Sistem Satuan Internasioanl

Konferensi umum mengenai Berat dan Ukuran ke 14 (1971), menetapkan 7 buah besaran dasar yaitu :

1. Panjang satuan meter (m)

2. Massa satuan kilogram (kg)

3. Waktu satuan detik (s)

4. Arus listrik satuan Ampere (A)

5. Temperatur termodinamika satuan Kelvin (K)

6. Jumlah zat satuan mol (mol)

7. Intensitas cahaya satuan candela (cd)

Seringkali kita harus menyatakan besaran fisi seperti jari-jari bumi atau selang waktu antara 2 kejadian nuklir dalam satuan SI (dasar dan turunan). kita menjumpai bilangan – bilangan yang sangat besar atau sangat kecil. agar lebih sederhana, maka konferensi umum mengenai Berat dan Ukuran ke 14 juga menganjurkan penggunaan awalan yang diberikan seperti berikut ini:

Awalan

simbol

Contoh

Nilai

Eksa

E

Em

1 10-18

Peta

P

Pm

103 10-15

Tera

T

Tm

106 10-12

Giga

G

Gm

109 10-9

Mega

M

Mm

1012 10-6

Kilo

k

km

1015 10-3

hekto

h

hm

1016 10-2

deka

da

dam

1017 10-1

Besaran

Meter (m)

1018 1

desi

d

dm

1019 101

senti

c

cm

1020 102

mili

m

mm

1021 103

mikro

m

μm

1024 106

nano

n

nm

1027 109

piko

p

pm

1030 1012

femto

f

fm

1033 1015

atto

a

am

1036 1018

Ada sistem lain selain sistem internasional yang sering kita jumpai di dalam fisika yaitu sistem cgs dan sistem British. Berikut ini beberapa faktor konversi satuan dari sistem SI ke sistem cgs dan british.

1. Sudut bidang

 

o

Radian

Putaran

1 derajat

1

60

3600

1,745 x 10-2

2,778 x 10-3

1 menit

1,667 x 10-2

1

60

2,909 x 10-4

4,630 x 10-7

1 detik

2,778 x 10-4

1,667 x 10-2

1

4,848 x 10-6

7,716 x 10-7

1 radian

57,30

3438

2,063 x 105

1

0,1592

1 putaran

360

2,16 x 104

1,296 x 106

6,283

1

2. Sudut ruang

1 bola = 4π steradian = 12,57 Steradian

3. Panjang

cm

meter

km

in

ft

mi

1 cm

1

10-2

10-5

0,3937

3,281 x 10-2

6,214 x 10-6

1 m

100

1

10-3

39,3

3,281

6,214 x 10-4

1 km

10

1000

1

3,937 x 104

3281

0,6214

1 inci

2,540

2,540 x 10-2

2,540 x 10-5

1

8,333

1,578 x 10-5

1 kaki

30,48

0,3048

3,048 x 10-4

12

1

1,894 x 10-4

1 mil

1,609 x 105

1609

1,609

6,336 x 104

5280

1

1 angstrom = 10-10 m

1 miles laut = 1852 m = 1.151 miles = 6076 ft

1 tahun cahaya = 9,4600 x 1012 km

1 parsec = 3,084 x 1013 km

1 fathom = 6 ft

1 yard = 3 ft

1 rod = 16,5 ft

1 mil = 10-3 in

4. Massa

g kg slug u oz lb ton
1 gram 1 0,001 6,852 x 10-5 6,024 x 1023 3,527 x 10-2 2,205 x 10-3 1,102 x 10-6
1 kilogram 1000 1 6,852 x 10-2 6,024 x 1026 35,27 2,205 1,102 x 10-3
1 slug 1,459 x 104 14,59 1 8,789 x 1027 514,8 32,17 1,609 x 10-2
1 u 1,66 x 10-24 1,66 x 10-27 1,137 x 10-28 1 5,855 x 10-26 3,66 x 10-27 1,829 x 10-30
1 ons 28,35 2,835 x 10-2 1,943 x 10-3 1,708 x 1025 1 6,250 x 10-2 3,125 x 10-5
1 pon 453,6 0,4536 3,108 x 10-2 2,732 x 1026 16 1 0,0005
1 ton 9,072 x 105 907,2 62,16 5,465 x 1029 3,2 x 104 2000 1

5. Waktu

yr d h min Sekon
1 tahun 1 365,2 8,766 x 103 5,259 x 105 3,156 x 107
1 hari 2,738 x 10-3 1 24 1440 8,640 x 104
1 jam 1,141 x 10-4 4,167 x 10-2 1 60 3600
1 menit 1,901 x 10-6 6,944 x 10-4 1,667 x 10-2 1 60
1 detik 3,169 x 10-8 1,157 x 10-5 2,778 x 10-4 1,667 x 10-2 1

6. Gaya

Dyne

Newton

lbf pdl gf kgf
1 dyne 1 10-5 2,248 x 10-6 7,233 x 10-5 1,020 x 10-3 1,020 x 10-6
1 Newton 105 1 0,2248 7,233 102,0 0,1020
1 pon 4,448 x 105 4,448 1 32,17 453,6 0,4536
1 poundal 1,383 x 104 0,1383 3,108 x 10-2 1 14,10 1,410 x 10-2
1 gram gaya 980,7 9,807 x 10-3 2,205 x 10-3 7,093 x 10-2 1 0,001
1 kgf 9,807 x 105 9,807 2,205 70,93 1000 1

7. Tekanan

atm

Dyne/cm2

Inci air

Cm-Hg

Pascal

Lb/in2

Lb/ft2

1 atm

1

1,013 x 106

406,8

76

1,013 x 106

14,70

2116

1 dyne/cm2

9,869 x 10-7

1

4,015 x 10-4

7,501 x 10-5

0,1

1,450 x 10-5

2,089 x 10-3

1 inci air

2,458 x 10-3

2491

1

0,1868

249,1

3,613 x 10-2

5,202

1 cm-Hg

1,316 x 10-2

1,333 x 105

5,353

1

1333

0,1934

27,85

1 Pascal

9,869 x 10-6

10

4,015 x 10-3

7,501 x 10-4

1

1,450 x 10-4

2,089 x 10-2

1 psi

6,805 x 104

6,895 x 104

27,68

5,171

6,895 x 103

1

144

1 lb/ft2

4,725 x 10-4

478,8

0,1922

3,591 x 10-2

47,88

6,944 x 10-3

1

8. Energi

BTU

erg

ft.lb

hp.h

Joule

cal

kW.h

eV

MeV

kg

1 BTU

1

1,055 x 1010

777,9

3,929 x 10-4

1055

252,0

2,930 x 10-4

6,585 x 1021

6,585 x 1015

1,174 x 10-14

1 erg

9,481 x 10-11

1

7,376 x 10-8

3,725 x 10-14

10-7

2,389 x 10-8

2,778 x 10-14

6,242 x 1011

6,242 x 105

1,113 x 10-24

1 ft.lb

1,285 x 10-3

1,356 x 107

1

5,051 x 10-7

1,356

0,3239

3,766 x 10-7

8,464 x 1018

8,464 x 1012

1,509 x 10-17

1 hp.h

2545

2,685 x 1013

1,980 x 106

1

2,685 x 106

6,414 x 105

0,7457

1,676 x 1025

1,676 x 1019

2,988 x 10-11

1 J

9,481 x 10-4

107

0,7376

3,725 x 10-7

1

0,2389

2,778 x 10-7

6,242 x 1018

6,242 x 1012

1,113 x 10-17

1 kalori

3,968 x 10-3

4,186 x 107

3,087

1,559 x 10-6

4,186

1

1,163 x 10-6

2,613 x 1019

2,613 x 1013

4,659 x 10-17

1 kWh

3413

3,6 x 1013

2,655 x 106

1,341

3,6 x 106

8,601 x 105

1

2,247 x 1025

2,247 x 1019

4,007 x 10-11

1 eV

1,519 x 10-22

1,602 x 10-12

1,182 x 10-19

5,967 x 10-26

1,602 x 10-19

3,827 x 10-20

4,450 x 10-26

1

10-6

1,783 x 10-36

1MeV

1,519 x 10-16

1,602 x 10-6

1,182 x 10-13

5,967 x 10-20

1,602 x 10-13

3,827 x 10-14

4,450 x 10-20

106

1

1,783 x 10-30

1 kg

8,521 x 1013

8,987 x 1023

6,629 x 1016

3,348 x 1010

8,987 x 1016

2,147 x 1016

2,497 x 1010

5,610 x 1035

5,610 x 1029

1

9. Daya

Btu/h

Ft.lb/s

hp

cal/s

kW

Watt

1 btu/h

1

0,2161

3,929 x 10-4

7,000 x 10-2

2,930 x 10-4

0,2930

1 ft.lb/s

4,628

1

1,818 x 10-3

0,3239

1,356

1356

1 hp

2545

550

1

178,2

0,7457

745,7

1 cal/s

14,29

3,087

5,613 x 10-3

1

4,186 x 10-3

4,186

1 kW

3413

737,6

1,341

238,9

1

1000

1 W

3,413

0,7376

1,341 x 10-3

0,2389

0.001

1

10. Muatan

abcoul

A.h

Coulomb

Statcoul

1 abcoulomb

1

2,778 x 10-3

10

2.998 x 1010

1 Ampere-hour

360

1

3600

1,079 x 1013

1 Coulomb

0,1

2,778 x 10-4

1

2,998 x 109

1 StatCoulomb

3,336 x 10-11

9,266 x 10-14

3,336 x 10-10

1

11. Arus Listrik

1 abAmpere = 10 Ampere = 2,998 x 10^10 statAmp

1 Ampere = 0,1 abAmp = 2,998 x 10^9 statAmp

1 statAmpere = 3,336 x 10^-11 abAmp = 3,366 x 10^-10 Ampere

12. Potensial, tegangan gerak listrik

1 abVolt = 10^-8 Volt = 3,336 x 10^-11 statVolt

1Volt = 10^8 abVolt = 3,336 x 10^-3 statVolt

1 statVolt = 2,998 x 10^10 abVolt = 299,8 Volt

13. Resistansi

1 abOhm = 10^-9 Ohm = 1,113 x 10^-21 statOhm

1 Ohm = 10^9 abOhm = 1,113 x 10^-12 statOhm

1 statOhm = 8,987 x 10^20 abOhm = 8,987 x 10^11 Ohm

14. Kapasitansi

1 abFarad = 10^9 farad = 8,987 x 10^20 statFarad

1 farad = 10^9 abFarad = 8,987 x 10^11 statFarad

1 statFarad = 1,113×10^-21 abF = 1,113 x10^-12 Farad

15. Induktansi

1 abHenry = 10^-9 Henry = 1,113 x 10^-21 statHenry

1 Henry = 10^9 abHenry = 1,113 x 10^-12 statHenry

1 statHenry = 8,987 x 10^20 abHenry = 8,987 x 10^11 Henry

16. Fluks magnetik

1 Maxwell = 10^-8 Weber

1 Weber = 10^8 Maxwell

17. Medan magnet

1 Gauss = 0,0001 Tesla

1 tesla = 10.000 Tesla

1 Tesla = 1 Weber/m^2

3. Standar Besaran Dasar

Seperti telah dibahas sebelumnya suatu besaran dasar harus mempunyai standar yang baku yang tidak dapat berubah seiring dengan perubahan waktu. Secara umum ada 7 buah standar yang harus ditetapkan untuk 7 buah besaran dasar yaitu panjang, massa, waktu, kuat arus listrik, jumlah zat, temperatur dan intensitas cahaya.

3.1 Standar besaran panjang

Untuk mengetahui asal-usul standar panjang ada baiknya kita lihat kilas balik ke abad ke-18. Pada waktu itu, ada dua pendekatan yang bersaing untuk  mendefinisi satuan  standar panjang. Beberapa menyarankan mendefinisikan 1  meter sebagai panjang pendulum yang memiliki setengah-periode satu detik, yang lain menyarankan mendefinisikan 1 meter sebagai sepersepuluh juta dari panjang garis meridian bumi sepanjang kuadran (seperempat lingkar bumi). Pada 1791, segera setelah Revolusi Perancis, Akademi Ilmu Pengetahuan Perancis memilih definisi meridian daripada definisi pendulum karena gaya gravitasi bervariasi sedikit di atas permukaan bumi, mempengaruhi periode pendulum.

Jadi 1 meter untuk pertama kalinya distandarkan berdasarkan sepersepuluh juta jarak dari kutub utara ke katulistiwa yang melewati kota Paris di Prancis. Pada tahun 1889, dibuatlah sebuah meteran standar dari bahan paduan platinum – iridium (10%).  Pada meteran standar ini dibuat 2 buah goresan dari emas yang digores pada suhu 0 derajat Celsius yaitu pada titik leleh es. Jarak antara 2 goresan inilah yang disebut sebagai 1 meter. Namun seiring perkembangn jaman, jarak 2 goresan ini masih memberikan angka ketidakpastian yang cukup besar sehingga pada tahun 1960 definisi 1 meter diganti dengan panjang gelombang radiasi isotop kripton-86.  Kemudian pada tahun 1989 definisi 1 meter kembali diganti dengan jarak yang ditempuh oleh cahaya yaitu 1 meter adalah jarak yang ditempuh oleh cahayadiruang hampa  selama 1 / 299.792.458 detik. Namun meteran standar dari bahan platinum-iridium yang dibuat pada tahun 1889 masih tetap dijaga dan disimpan di Paris Prancis.

3.2 Standar satuan massa

Pada akhir abad ke 18 didefiniskan 1 kilogram adalah banyaknya massa air dengan volume 1 liter pada suhu 4 derajat Celsius. Kemudian pada tahun 1889 dibuatlah sebuah standar 1 kilogram dengan menggunakan bahan platinum-iridium (10%) dengan bentuk silinder yang disimpan secara khusus. Jadi 1 kilogram dideklarasikan sebagai massa yang terkandung di dalam silinder platinum-iridium ini.

Perlu dibedakan dengan tegas perbedaan antara berat dan massa. Massa adalah isi suatu zat sedangkan berat dipengaruhi oleh gravitasi. Massa setiap benda adalah tetap dan massa merupakan besaran dasar sedangkan berat adalah besaran turunan dari massa yang sangat dipengaruhi oleh besar gravitasi bumi.

3.3 Standar satuan waktu

Pada awalnya 1 detik didefinisikan sebagai 1/86.400 waktu matahari yang diukur melalui pengamatan astranomis yang sangat teliti dan lama.  Namun ketidakberaturannya rotasi bumi sangat memperngaruhi hasil pengukuran waktu matahari ini. Pada tahun 1967 definisi 1 detik didefinisikan sebagai waktu perioda sebesar 9.192.631.770 dari radiasi atom Cesium 133 yang bertransisi diantara 2 hiperfine level dari ground state.

3.4 Standar satuan Candela

Pada tahun 1909 Laboratorium nasional milik USA, Prancis dan Inggris mulai bersama-sama menetapkan standar untuk 1 candela yaitu dengan menggunakan filament lampu karbon.  Pada saat yang sama Jerman juga mendefinisikan 1 Hefner Candela sebagai standar nyala api yang besarnya 9/10 dari standar internasional 1 candela.

Pada tahun 1948 standar 1 candela diganti dengan menggunakan satuan Photometric yang berdasarkan radiasia benda hitam (Black Body Radiation) pada temperatur beku lelehan platinum (2045 K).

Pada tahun 1979 dibuat aturan baru karena sangat sulit untuk mengukur radiasi benda hitam dari lelehan platinum. yaitu didefinisikan 1 candela sebagai besarnya intensitas cahaya langsung dari sumber radiasi cahaya monokhomatik pada frekuensi 540 x 10^12 Hz dengan intensitas radiasi secara langsung sebesar 1/683 Watt per Steradian.

3.5 Standar satuan Ampere

Satuan listrik secara internasional untuk arus dan hambatan listrik mulai dibahas pada kongres internasional untuk listrik di Chicago pada tahun 1893 dan definisi 1 Ampere dan 1 Ohm secara internasinaol mulai dibahas pada konferensi internasional di London pada tahun 1908.

Pada Tahun 1946 ditetapkan 1 Ampere sebagai arus konstan yang mengalir pada 2 konduktor paralel yang memiliki panjang yang tidak terhingga dengan penampang berbentuk lingkaran yang terpisah pada jarak 1 meter di dalam ruang hampa dan akan memberikan gaya tarik antar kawat sebesar 2 x 10^-7 Newton/ meter panjang kawat.

3.6 Standar satuan Kelvin (temperatur termodinamika)

1 kelvin ditetapkan sebagai 1/273,16 dari temperatur termodinamik  tripel point air.  Sedangkan untuk satuan celsius, titik nol ditetapkan pada titik beku air pada tekanan 1 atm  dan titik 100 derajat Celsius ditetapkan pada titik didih ari murni pada tekanan 1 atm. Beda antara Kelvin dan Celsius adalah 273,15 namun dalam perhitungan sering ditulis 273 saja.

3.7  Standar satuan Mole

mole adalah satuan jumlah zat dan banyak digunakan dalam cabang ilmu kimia. Di Fisika satuan ini jarang sekali digunakan namun tidak salahnya kita juga mengetahui Standar internasional untuk 1 mole. Satu mol didefinisikan sebagai jumlah zat suatu sistem yang mengandung “entitas elementer” (atom, molekul, ion, elektron) sebanyak atom-atom yang berada dalam 12 gram karbon-12. sehingga 1 mol besi akan sama dengan 1 mol emas, akan sama dengan 1 mol oksigen dan sebagainya.

4. Sistem satuan British-Amerika

Selain sistem satuan Internasional yang telah digunakan secara luas diseluruh dunia, pada saat ini masih ada sistem satuan lama yaitu sistem satuan British (atau lebih dikenal dengan sistem Inggris). Sistem ini banyak digunakan di Inggris dan Amerika. Ada baiknya kita juga mengenal sistem satuan ini. berikut ini adalah daftar satuan Inggris untuk besaran dasar dan konversinya.

Besaran panjang dalam satuan British antara lain :

1 mil = 0,001 in

1 caliber = 0,01 in

1 hand = 4 in

1 foot = 12 in

1 yard = 36 in = 3 ft

1 pace = 60 in = 5 ft

1 fathom = 72 in = 6 ft = 2 yd

1 rod = 198 in = 16,5 ft = 5,5 yd

1 chain = 792 in = 66 ft = 22 yd = 4 rods

1 furlong = 7920 in = 660 ft = 220 yd = 10 chain

1 statute mile = 63360 in = 5280 ft = 1760 yd = 8 furlongs

1 league = 190080  in = 15840 ft = 5280 yd = 3 miles

1 nautical mile = 6076,12 ft

Besaran massa dalam satuan British :

Besaran massa dalam satuan Inggris, banyak sekali jenisnya namun secara garis besar dapat dibedakan menjadi 2 sistem lagi yaitu sistem Avoirdupois dan sistem Troy. Sistem avoirdupois banyak digunakan untuk menyatakan massa komoditas yang diadaptasikan dari bahasa Prancis yaitu : “aveir de pois” yang jika diterjemahkan menjadi “barang berat” untuk membedakan barang yang dijual dalam bentuk potongan. Sedangkan sistem Troy banyak digunakan untuk menyatakan barang-barang logam, permata, obat-obatan dan sebagainya.

Sistem Avoirdupois

1 grain (gr) = 1/7000 pound avoirdupois

1 dram (dr) = 1/256 pound avoirdupois

1 ounce (oz) = 16 drams

1 pound (lb) = 16 ounces = 7000 grains

1 stone (st) = 14 pounds

1 short hundred weight (cwt) = 100 pounds

1 long hundred weight (cwt) = 112 pounds

1 short ton (tn) = 2000 pounds

1 long ton (tn) = 2240 pounds

sistem Troy :

1 grain (G) = 1/5760 pound troy

1 scruple  = 20 grains

1 penny weight (dwt) = 24 grains

1 dram = 3 scruples = 60 grains

1 ounce = 8 drams = 480 grains

1 pound = 12 ounces = 5760 grains

Besaran luas dan volume dalam satuan British

berikut ini sistem satuan Inggris untuk besaran turunan luas area :

1 square mil = 0,000001 sq in

1 square foot = 144 sq in

1 square yard = 9 sq ft = 1296 sq in

1 square rod = 30,25 sq yd = 272,255 sq ft = 39204 sq in

1 square chain = 16 sq rods = 484 sq yd

1 rood = 2,5 sq chains = 40 sq rods = 1210 sq yd

1 acre = 10 sq chains = 160 sq rods = 4840 sq yd

1 square mile = 640 acres

1 subdivision = 40 acres

1 section = 16 subdivisions = 640 acres

1 township = 36 sections = 576 subdivision = 23040 acres.

Untuk satuan volume dibagi menjadi 2 golongan yaitu :

volume menurut standar imperial :

1 dram (dr) = 60 minims (min)

1 teaspoon (tsp) = 100 min

1 tablespoon (tbs) = 3 tsp = 300 min

1 ounce (oz) = 1 3/5 tbs = 4 4/5 tsp = 8 dr = 480 min

1 gill (gi) = 5 oz

1 cup (c) = 8 oz

1 pint (pt) = 2,2 pt = 20 oz

1 quart (qt) = 2 pt = 5 c = 40 oz

1 gallon (gal) = 4 qt = 8 pt = 20 c = 160 oz

1 peck (pk) = 2 gal = 8 qt = 16 pt

1 bushel (bu) = 4 pk = 8 gal = 32 qt = 64 pt

1 barrel (bbl) = 26,5 gal(wine) = 36 gal(beer)

1 hogshead = 52,5 gal(wine) = 54 gal(beer)

Sistem satuan volume untuk zat cair menurut sistem US adalah:

1 dram(dr) = 60 min

1 teaspoon (tsp) = 1 1/3 dram = 80 min

1 tablespoon (tbs) = 3 tsp = 4 dr = 240 min

1 ounce (oz) = 2 tbs = 6 tsp = 8 dr = 480 min

1 gill (gi) = 4 oz

1 cup (c) = 8 oz

1 pint (pt) = 2c = 16 oz

1 fifth = 4/5 qt = 25 3/5 oz

1 quart (qt) = 2 pt = 4 c = 320 oz

1 gallon (gal) = 4 qt = 8 pt = 16 c = 1280 oz

1 barrel (bbl) = 31,5 gal

1 barrel minyak = 42 gal

1 hogshead = 63 gal = 2 bbl

satuan volume untuk benda padat (tepung) sistem US adalah :

1 quart (qt) = 2 pt

1 gallon (gal) = 4 qt = 8 pt

1 peck (pk) = 2 gal = 8 qt = 16 pt

1 bushel (bu) = 4 pk = 8 gal = 32 qt = 64 pt

bila dalam sistem internasional (SI) dikenal dengan MKS (meter, kilogram sekon) maka dalam sistem Inggris dikenal istilah FPS (foot, pound, second). Berikut ini daftar besaran fps yang umum digunakan dalam bidang Fisika dan teknik.

Besaran

Satuan

Singkatan

Jarak

Foot

ft

Waktu

second

s

Kecepatan

ft/s

Percepatan

ft/s2

Gravitasi bumi

32,1740486 ft/s2

Gaya

Pound Gaya

lbf

Poundal

pdl

Massa

slug

slug

Pound massa

lbm

Energi

ft.lb atau ft.pdl

Daya

ft.lb/s atau ft.pdl/s

Momen inersia

slug.ft2 atau lb.ft2

Torsi

ft.lb atau ft.pdl

Massa jenis

slug/ft3atau lbm/ft3

Berat jenis

lbf/ft3 atau pdl/ft3

Tekanan

lbf/ft2 atau pdl/ft2

Sumber :

1. Halliday Resnick, Fisika Dasar, Erlangga

2. Wikipedia

3. web-web fisika lainnya

Posted on September 20, 2012, in Fisika and tagged , , . Bookmark the permalink. 1 Komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: