Makna Bunga Lotus dan Teratai

Teratai adalah bunga yang tumbuh di air yang memiliki warna yang sangat indah. Bunga teratai memiliki nama latin “Nymphaea”, bunga ini hampir sama dengan bunga lotus yang mempunyai nama latin “Nelumbo”. Pada Nelumbo (bunga lotus) bunga terdapat di atas permukaan air (tidak mengapung), kelopak bersemu merah, daun berbentuk lingkaran penuh dan umbinya dapat dimakan.

Bunga teratai dan bunga lotus tumbuh di dasar rawa, danau atau sungai yang berlumpur dan memiliki air yang tenang. Bunga dan daun keluar dari ryzhoma yang berasal dari dalam lumpur. Tangkai daun terdapat ditengah dan daun berada di atas permukaan air. Tidak seperti daun keladi yang permukaannya dilapisi oleh lilin, daun teratai atau lotus tidak dilapisi oleh lilin sehingga air dapat melekat pada permukaan daun.

Bunga tumbuh pada tangkai yang merupakan perpanjangan dari umbi yang terletak di dalam lumpur. Ukuran diameter bunga 5 hingga 10 cm. Semakin pekat lumpur air tempat tumbuhan ini tumbuh maka bunga yang dihasilkan akan semakin cemerlang. Bunga teratai ada yang mekar di pagi hari dan menguncup di sore dan malam hari, ada juga yang mekar di malam hari dan menguncup di pagi dan siang hari.

berikut ini beberapa foto bunga teratai dan lotus yang saya ambil dari kolam ikan milik saudara saya di pulau bangka.

020820142739

Pada gambar ini tampak 4 lotus merah yang sedang mekar di pagi hari. Bunga muncul dari dalam air yang berlumpur.

020820142740

Pada gambar di atas terlihat sebuah bunga lotus yang cantik sekali, kontras dengan air kolam yang coklat dan berlumpur tebal.

020820142741

Tampak di kejauhan kelompok teratai ( yang berwarna putih ) dan kelompok bunga lotus (yang berwarna merah). Kedua bunga mirip tetapi sebenarnya tidak sama.

020820142742

Kelompok bunga teratai tampak di kejauhan berwarna putih yang mekar di pagi hari dan menguncup di sore dan malam hari.

Nah, kembali seloki arak menemani saya merenungkan makna bunga teratai ini.😀

Bunga yang indah ini menjadi lambang kesucian bagi penganut agama Buddha. Saya yang tidak beragama namun percaya pada Sang pencipta ini mencoba merenungkan kenapa bunga ini dijadikan simbol kesucian bagi umat Buddha, kenapa tidak menggunakan bunga yang lain saja?. Unik memang !.

Selama menginap di rumah saudara, saya tiap pagi pergi ke kolam ikan hanya untuk melihat dan mengamati bunga ini dan beberapa data yang saya dapat adalah :

1. Bunga teratai tumbuh langsung dari umbinya yang ada di dalam lumpur, mencuat keluar melalui tangkai kepermukaan air. semakin berlumpur dasar kolam, maka semakin besar dan  indah bunga yang dihasilkan. Ehmmmmm Maknanya dalam ini.

Bayangkan, lumpur dasar kolam itu seperti apa bentuknya ?, hehehehehe sekali saya coba turun ke kolam dan hasilnya, kaki habis gatal2 dan perlu sabun banyak untuk mencucinya. hehehehehehe. Tapi unik, dari lumpur yang tebal dan gatal ini umbi teratai tumbuh dan berbunga indah.

Setelah direnungkan, lumpur seperti halnya lingkungan tempat kita hidup sekarang ini. Penuh dengan kesulitan, kemaksiatan, kekacauan (entropinya tinggi :P), kejahatan, penipu, kecurangan, dan sebagainya. Tetapi kita orang yang hidup, jangan menyerah dan ikut dalam arus kehidupan yang entropi tinggi ini (hupssss, kacau ini). Justru kita harus dapat menghasilkan bunga yang indah dan menyenangkan bagi tiap orang. Tirulah bunga lotus dan teratai ini, dia hidup dan tumbuh dari lumpur, tetapi tidak mati justru berbunga indah sehingga tiap orang senang melihatnya. Sebuah kolam ikan yang airnya kotor dan berlumpur menjadi sebuah kolam yang indah dan menarik untuk dilihat oleh siapa saja.

Bayangkan kalau kolam ikan itu tidak ada bunga teratainya, sudah pasti saya tidak akan datang tiap pagi ke kolam tersebut, sudah jauh banyak nyamuk pula hehehehehehe. Tapi karena ada bunga teratai dan lotus yang indah, maka saya rela bangun pagi, melawan nyamuk pagi hanya untuk melihat bunga ini mekar. ya begitulah harusnya kita hidup, dapat mengubah lingkungan tempat tinggal atau kerja yang jelek menjadi indah karena kehadiran kita di situ.

2. Bunga teratai mekar di pagi hari dan kuncup di sore hari.

Hemmm, mirip kita ya. Kita bekerja di pagi hari dan istirahat di malam hari. Kita berkarya di pagi hari dan istirahat di malam hari, begitulah harusnya kita hidup.

Tapi ada juga bunga teratai yang kebalikannya, mekar di malam hari dan kuncup di pagi hari. Konon katanya bunga yang ini wangi sekali kalau mekar di malam hari. Tapi saya belum menemukannya. Intinya pola kerja bunga teratai ini melambangkan kehidupan manusia. (pantesan dipakai oleh umat Buddha sebagai lambang kesucian).

3. Bunga teratai memiliki daun yang lebar sekali.

Daun bunga yang lebar ini menjadi tempat bagi hewan-hewan air untuk berlindung dari teriknya sinar matahari. Satu hal yang unik, Daun teratai tidak seperti daun keladi yang tidak lengket air, air dapat melekat pada permukaan daun teratai atau lotus.

Dalam biologi kita ketahui daun adalah alat pernapasan bagi tumbuhan. Pada daun terdapat stomata yaitu  lubang-lubang kecil tempat tumbuhan menyerap karbon monoksida dan melepaskan oksigen. Nah daun yang lebar ini dapat menyatu dengan air, sehingga daun akan melepaskan sejumlah oksigen ke dalam air dan menyerap karbon monoksida dari udara. Hal ini akan menaikkan kadar oksigen dalam air.

Itulah salah satu sebabnya kolam yang dipenuhi oleh teratai, tidak akan kehabisan oksigen terlarut dalam air dan ikan masih tetap dapat hidup dengan baik di dalam kolam. Lain halnya dengan tanaman air yang lainnya yang seperti enceng gondok, kemunculannya di air, justru akan menjadi wabah bagi ikan karena tanaman lain seperti enceng gondok menyebabkan oksigen yang terlarut berkurang bahkan habis.

Umbi teratai yang tumbuh dari dalam lumpur kolam juga akan membantu menjaga kadar amoniak dalam kolam, sehingga ikan tetap sehat walaupun air kolam tidak berganti (mengalir).

Intinya kehadiran teratai di tengah-tengah kolam ikan berlumpur dan gatal-gatal ini memberikan banyak manfaat bagi kolam dan makhluk hidup yang ada di dalam dan sekitar kolam.

Begitu juga kita hidup, kehadiran kita di tengah-tengah kelompok, tempat kerja atau masyarakat, jangan menjadi benalu atau sampah yang menyusahkan orang lain, tidak berguna dan menjadi bahan olok-olok orang lain. JADILAH TERATAI ! memberikan manfaat bagi orang lain yang ada di dekatnya.

Ok, Arak habis, kepala pusing dan renungan juga selesai. Tinggal bagaimana mewujudkannya dalam kehidupan sehari-hari.

Terima kasih untuk Saudaraku Ko Khiong dan keluarganya atas sambutan yang ramah dan penuh dengan kekeluargaan. Semoga kita dapat berkumpul kembali di lain waktu.

 

 

 

Posted on Maret 28, 2015, in nasehat dari seloki arak and tagged , , , , . Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: