Ajaran Bijak dari Masa Lampau

1. Ajaran Guru Besar Lao Cu (Lao Tzu)

lao tzuGuru Besar Lao Tzu (604SM – 531SM)

Berikut ini beberapa ajaran Guru Besar Lao Tzu tentang belajar :

“Menghadapi kesukaran besar namun tidak gelisah, itulah keberanian seorang bijaksana”

Artinya dalam belajar, kita harus berani dan siap untuk menghadapi kesukaran-kesukaran yang timbul dan berusaha untuk mengatasinya.

“Kesenangan yang paling senang adalah tidak dirasakan sebagai kesenangan. Kebanggaan yang paling membanggakan adalah tidak dirasakan sebagai kebanggaan”

Artinya : Jangan Sombong !. Bila kita sukses tidak perlu merasa senang berlebihan dengan kesuksesan itu dan kita juga jangan terlalu berbangga akan suatu prestasi belajar, tetapi tetap rendah diri.

“Perjalanan seribu Li dimulai dari satu langkah kecil”

Artinya: semua pekerjaan dan tugas sebenarnya tidak ada yang sulit, semua hanya harus dimulai dengan sebuah goresan tinta kecil, selama kita memiliki niat dan keinginan yang kuat untuk menyelesaikannya.

“Bagaimana sungai dan lautan dapat menjadi tempat berkumpulnya air? Karena mereka berada di tempat yang rendah. Oleh karena itu, bila ingin menjadi seorang pemimpin di antara orang banyak, Seseorang harus berbicara merendah. Bila ingin menjadi terkenal diantara orang banyak, Maka seseorang harus berjalan di belakang banyak orang”

Artinya : Dalam belajar kita harus rendah diri, tidak sombong, atau merasa pintar. Orang belajar harus seperti lautan. Lautan berada di tempat yang paling rendah, justru karena lautan berada di tempat yang paling rendah, maka lautan menampung semua air yang berasal dari daratan. Kita (pikiran kita) harus berlaku seperti lautan yang rendah diri sehingga semua ilmu pengetahuan (air) dalam mengalir masuk ke dalam diri kita, karena air mengalir dari tempat yang tinggi menuju ke tempat yang rendah.

“Orang hebat mampu mengendalikan orang lain, tetapi lebih hebat lagi kalau dia mampu mengendalikan dirinya sendiri”

Artinya : seseorang dikatakan hebat jika dia bisa mengendalikan dirinya sendiri bukan mengatur atau mengendalikan orang lain.

“Setelah mengetahui ketidak manfaatan dari sesuatu, barulah seseorang dapat mengerti kegunaan dari sesuatu yang bermanfaat”

Artinya : Ungkapan ini menyuruh kita untuk selalu belajar dari kesalahan. Kita akan memahami suatu kebenaran jika kita sudah pernah melakukan kesalahan.

“Ia yang memiliki sedikit keinginan akan memperolehnya. Ia yang memiliki banyak keinginan akan kacau”

Artinya : kita harus fokus pada satu hal atau bidang. Manusia memiliki keterbatasan, dari pada kita belajar semua ilmu pengetahuan tetapi hanya mendapat sedikit-sedikit (tahu kulit-kulitnya saja) lebih baik kita fokus pada satu bidang yang sesuai dan mendalaminya, maka itu yang disebut profesional (profesor).

2. Ajaran Kong Hu Cu ( Kong Fu Tzu)

Konghucu

Kong Hu Cu (551 SM – 479 SM)

Beberapa ajaran bijak dari Guru Besar Kong Hu Cu tentang belajar dan mengajar :

” Jangan khawatir dunia tidak mengenal diri mu, tetapi khawatirlah bila kamu tidak mengenal dunia “

Artinya : dalam belajar, jangan takut kamu tidak menjadi terkenal atau dikenal banyak orang, tetapi dalam belajar yang penting itu adalah berapa banyak ilmu pengetahuan yang dapat kamu peroleh. Jadi jangan hanya mengejar nama besar atau eksistensi saja, tetapi lebih baik mengejar ilmu pengetahuan yang benar sebanyak-banyaknya.

” Bila mengerti berlakulah seperti layaknya orang yang mengerti, tetapi bila tidak mengerti maka berlakulah seperti orang yang tidak mengerti, maka itulah yang dimaksud dengan “mengerti” !”

Artinya : dalam belajar, kita tidak boleh sok pintar dan jangan juga pura-pura tidak tahu. Dalam belajar, jika kamu mengerti akan suatu hal dan ada orang yang bertanya tentang hal tersebut, maka ajarilah dengan benar. Dalam belajar jika kamu belum mengerti dengan baik akan sesuatu hal, jangan sok tahu atau pura-pura mengerti, karena itu akan merugikan diri sendiri dan orang lain.

“Belajar tanpa berpikir, sia – sia. Berpikir tanpa belajar, adalah berbahaya”

Artinya : orang yang belajar tapi tidak mau berpikit, maka semua itu tidak akan ada gunanya, hanya masuk telinga kiri keluar dari telinga kanan. Sebaliknya orang yang berpikir tapi tidak mau belajar juga akan sia-sia, karena dia akan menjadikan dirinya yang paling benar dan tidak mau menerima pendapat orang lain, sehingga orang tersebut akan menjadi tertutup dan hanya menuruti pikirannya saja. Belajar itu adalah mendengarkan pendapat orang lain dan memikirkannya.

“Carilah dan engkau akan mendapatkannya. Sia – siakanlah dan engkau akan kehilangan. Inilah mencari yang berfaedah untuk didapatkan, dan carilah itu di dalam diri”

Artinya : Belajar adalah proses mencari ilmu pengetahuan. Semakin banyak kita mencari ilmu pengetahuan, maka semakin banyak pula yang kita dapat. Tetapi jika kita malas mencari ilmu pengetahuan (belajar), maka semua yang telah diberikan kepada mu akan menjadi sia-sia saja dan kamu akan kehilangan semuanya.

“Orang tidak boleh tidak tahu malu. Malu bila tidak tahu malu, menjadikan orang tidak menanggung malu”

Artinya : dalam belajar kita harus menjunjung tinggi kejujuran dan memiliki rasa malu jika membuat kecurangan. Kita harus malu jika kita berbuat curang dalam belajar. Bila kita tidak merasa malu lagi ketika berbuat curang, artinya kita sudah menjadi orang yang tidak dapat menanggung malu, rusaklah moral hidup kita.

Itulah sedikit ajaran dari guru besar Lao Tzu dan guru besar Kong Hu Cu  yang berhubungan dengan belajar dan mengajar.  Masih banyak lagi ajaran-ajaran beliau tetapi tidak sanggup saya utarakan semuanya. Semoga bermanfaat.

Posted on Maret 17, 2015, in nasehat dari seloki arak and tagged , , . Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: