Dasar-dasar Transistor (2)

Yuk Membaca Datasheet Transistor

Setiap transistor yang dijual dipasaran, selalu dilengkapi dengan datasheet. Datasheet adalah lembaran informasi yang dibuat oleh pabrik produsen komponen elektronika yang berisikan tentang informasi-informasi mengenai komponen elektronika yang dibuatnya. Sebelum merancang atau mendesain rangkaian elektronika ada baiknya kita mengetahui tentang informasi-informasi penting mengenai komponen elektronika yang akan kita gunakan di dalam rangkaian. Semua informasi itu dapat ditemukan di dalam datasheet. Datasheet dapat diperoleh dengan mudah di website atau mengcopy dari penjual komponen elektronika.

Pada kesempatan ini dibahas mengenai sifat dan karakteristik transistor dari keluar BD139 dan pasangannya BD140. Transistor BD139 adalah transistor multiguna tipe NPN dan pasangan BD139 adalah BD140 yang berjenis PNP. Berikut ini data sheet transistor BD139 dan BD140.

datasheet1

Gambar 1 halaman pertama datasheet BD139 & BD140

Pada halaman pertama datasheet seperti pada gambar 1 terlihat bahwa keluarga BD139 dan BD140 mempunyai versi yang lebih rendah yaitu BD135 dan BD136. Yang membedakan kedua golongan ini adalah kemampuan maksimumnya. Dari datasheet diketahui transistor BD139 dan BD135 berjenis NPN dan transistor BD136 dan BD140 berjenis PNP. Gambar 1 pada datasheet menunjukan konfigurasi kaki-kaki transistor. Package keempat transistor menggunakan sistem SOT-32 dan dijual dalam bundel tabung. Informasi ini dapat dilihat pada tabel 1 gambar 1.

Datasheet2Gambar 2 halaman kedua datasheet transistor BD139 dan BD140

Halaman kedua datasheet dapat dilihat pada gambar 2. Pada halaman kedua terdapat 2 tabel yaitu tabel 2 yang memberikan data tentang batas maksimum komponen dan tabel 3 yang memberikan data tentang daya tahan panas komponen.

Dari tabel 2 pada gambar 2 diketahui transistor BD139 dan BD140 didesain untuk bekerja pada arus DC yang memiliki tegangan listrik rendah. Transistor ini umum digunakan untuk penguat signal audio dan sebagai saklar. Berarti transistor ini bekerja baik pada frekuensi audio. Kelas yang lebih rendah dari BD139 dan BD140 adalah BD135 dan BD136. Dari tabel 2 didapat data :

VCBO = 80V untuk ie = 0

VCEO = 80V untuk ib = 0

VEBO = 5 V untuk ic = 0

VCBO adalah tegangan kolektor-basis pada kondisi emitor terbuka atau arus ie = 0, VCEO adalah tegangan kolektor-emitor pada kondisi basis terbuka atau arus ib = 0 dan VEBO adalah tegangan emitor-basis pada kondisi kolektor terbuka atau ic = 0. Harga ini adalah harga maksimum yang tidak boleh dilampaui untuk menjaga agar transistor dapat bekerja dengan baik.

Dari tabel 2 gambar 2 juga didapat data tentang kuat arus maksimum yaitu :

Ic = 1,5 A

Icm = 3 A

Ib = 0,5 A

Ic = 1,5 A menyatakan arus maksimum yang dibolehkan pada kolektor ketika transistor sedang beroperasi kontinyu adalah 1,5 A lebih dari ini transistor akan rusak. Sedangkan Icm­ = 3 A menyatakan arus maksimum yang diijinkan untuk melewati kolektor ketika transistor beroperasi tidak kontinyu atau sesaat. Besar arus ini adalah 3 A, jika melebihi 3 A maka transistor akan rusak. Sedangkan arus basis maksimum adalah 0,5 A (Ib = 0,5 A).

Pada tabel 2 gambar 2 juga diberikan data tentang daya maksimum pada transistor jika transistor dioperasikan maksimum. Jika transistor dioperasikan pada arus kolektor maksimum maka daya yang transistor adalah PTOT = 12,5 Watt, ini terjadi jika body transistor dijaga temperaturnya dibawah 25oC dan daya transistor akan turun menjadi 1,25 Watt , jika transistor tidak didinginkan dan hanya temperatur ruang yang dijaga dibawah 25 oC.

Pada tabel 2 gambar 2 juga memberikan data tentang temperatur penyimpanan. Transistor dapat disimpan dalam ruang yang memiliki batas temperatur (Tstg) : -65 hingga 150 oC. Sedangkan temperatur maksimum pada sambungan semikonduktor yang diijinkan adalah Tj < 150oC.

Tabel 3 pada gambar 2 menunjukan nilai termal transistor. Dari data diketahui hambatan termal antara sambungan dengan casing transistor adalah 10oC/W sedangkan hambatan termal sambungan dengan udara sekitar adalah 100oC/W.

Tabel 4 pada gambar 3 menunjukan harga karakteristik listrik transistor BD139 dan BD140. Dari tabel 4 diketahui ICBO pada kondisi Vcb = 30V dan arus emitor (IE) = 0 atau emitor terbuka adalah 0,1 mikroAmpere untuk transistor NPN(BD139) dan -0,1 mikroAmpere untuk transistor PNP (BD140) bila temperatur transistor kurang dari 25 oC. Bila temperatur transistor = 125 oC maka arus (ICBO) naik menjadi 10 mA. Arus (ICBO) adalah arus bocor dari kolektor basis pada saat transistor dalam keadaan OFF. Idealnya arus ini harus sama dengan Nol. Sedangkan arus bocor emitor basis (IEBO) pada VEB = 5V untuk NPN dan VEB = -5V pada PNP saat Ic = 0 atau kolektor terbuka adalah 10 mikroAmpere untuk NPN dan -10 mikroAmpere untuk PNP.

Tegangan VCEO pada saat ib = 0 untuk iC = 30 mA (NPN) dan iC = -30mA (PNP) adalah 80 Volt dan -80Volt. Sedangkan tegangan VCE jenuh pada saat iC = 0,5 A dan ib = 0,05 A adalah 0,5 V.

Datasheet3

Gambar 3 halaman 3 datasheet transistor BD139 & BD140

Penguatan arus (β) (pada tabel dilambangkan dengan hfe) untuk kedua transistor sama besarnya yaitu minimum 25 dan maksimum 250.

Datasheet4

Gambar 4 halaman ke-empat datasheet transistor BD139 dan BD140

Gambar 4 menunjukan kurva karakteristik transistor BD139 dan BD140. Gambar 2 pada gambar 21 menunjukan daerah operasi yang aman untuk transistor BD139 dan BD140. Sedangkan gambar 3 pada gambar 4 menunjukan hubungan penurunan daya transistor terhadap kenaikkan temperatur transistor.

Berikut ini penampakan transistor BD139 dan BD140

bd139

Gambar 5 transistor BD139 dan BD140

Ukuran fisik transistor BD 139 dan BD140 dapat dilihat pada gambar berikut ini.

Datasheet5

Gambar 6 Halaman ke-lima datasheer transistor BD130 dan BD140

Gambar 6 menunjukan ukuran fisik dari transistor BD139 dan BD140. Kedua transistor memiliki konfigurasi kaki yang sama dan ukuran fisik yang sama. Nilai ukuran fisik ini sangat berguna pada saat mendesain PCB.

Posted on November 12, 2014, in Elektronika and tagged , , , , . Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: