Percakapan di meja makan

Waktu makan malam hari ini tanggal 7 Febuari 2014 terjadi percakapan antara saya dengan Lukas yang cukup menarik. Berikut isi percakapan :

Lukas : Papa punya agama gak ?

Saya : gak !

Lukas : Kenapa papa gak punya agama?

saya : karena papa tidak percaya sama agama.

Lukas : papa percaya sama Tuhan gak ?

saya : kalau sama Tuhan papa sangat percaya.

Lukas : kok percaya Tuhan tapi papa gak percaya sama agama?

saya : gampang Lukas, karena agama bukan Tuhan dan Tuhan bukan agama, makanya papa gak percaya sama agama, hanya percaya sama Tuhan.

Lukas : Tuhan papa siapa ?

Saya : Tuhan papa adalah yang menciptakan semesta alam, yang buat bintang, planet, condensed material, proton, neutron, bumi dan yang paling hebat dia buat manusia.

Lukas : kata romo orang yang tidak punya agama tidak punya Tuhan.

saya : kenapa begitu ?

Lukas : karena Tuhan ada di dalam agama.

Saya : Loh,…………. Lukas, Tuhan tidak ada di dalam agama, kalo Tuhan ada di dalam agama, berarti Tuhan di Indonesia ada 5 dong, Tuhan dalam agama islam, Tuhan dalam agama kristen katolik, Tuhan dalam agama kristen protestan, Tuhan dalam agama hindu dan Tuhan dalam agama budha. kenapa karena masing2 punya ajaran sendiri2 yang berbeda-beda tentang Tuhan. Sedangkan Tuhan itu cuma satu hayo gimana?

Lukas : Jadi Tuhan itu ada di mana?

Saya : kalau menurut papa Tuhan itu ada di mana saja dan hanya Tuhan sendiri yang tahu dia ada di mana sekarang. Bisa jadi Tuhan sedang naik Harley Davidson di siberia, atau sedang main sama beruang kutub di alaska, atau sedang berselancar di hawaii. atau sedang tidur dengan orang miskin dan gelandang. heheheheheheheh kita gak bisa tahu Tuhan ada di mana, yang pasti dia ada Lukas. dan bisa jadi sekarang dia lagi lihat Lukas makan. hehehehehehehe

Lukas : bisa gak Tuhan di planet – planet yang lain ?

saya : ya bisa lah, Dia yang buat planet, masak dia gak bisa ke sana.

Lukas : loh, kan gak ada udara di sana ?

saya : siapa bilang Tuhan butuh udara? hayo? bagaimana kamu tahu Tuhan butuh udara?. kalau Tuhan butuh udara bearti Tuhan juga butuh makan dong, Terus, butuh minum, terus butuh pakaian, butuh rumah ya ujung-ujungnya Tuhan itu manusia dong hehehehehehe,. gak begitukan, kita tidak bisa menggambarkan Tuhan itu seperti apa karena kita ini dibuat oleh Tuhan.

Akhirnya Lukas diam, dari mukanya sepertinya dia lagi mikir , hehehehehe logikanya pasti sedang muter2.

Lukas : kata romo gereja itu rumah Tuhan.

Saya : bisa jadi,…… kan tadi papa sudah bilang Tuhan itu bisa ada dimana-mana, semuanya Dia saja yang tahu.

Lukas : kenapa orang percaya sama agama, papa?

saya : ya itu sebenarnya prinsip hidup mereka masing2.

Lukas : kalau begitu Lukas agamanya apa ?

saya : papa terserah Lukas, kamu bebas untuk percaya atau tidak sama agama. kamu juga bebas percaya atau tidak sama Tuhan. Tapi saran papa gunakan pikiran mu untuk percaya sama Tuhan jangan hanya ikut2 orang atau percaya dengan omongan orang, apalagi percaya sama orang2 yang ahli agama, karena kalau kamu bicara sama orang2 yang ahli agama, sudah pasti mereka akan mengatakan agama mereka yang paling benar. sebaiknya kamu mikir dengan benar apakah yang mereka katakan kepada kamu menurut kamu benar apa tidak ?. caranya ya kamu berkaca pada semesta alam ini. belajar yang banyak dan buka pikiran kamu, nanti kamu bisa banyak tahu. Termasuk jangan percaya sama omongan papa juga. kalo menurut kamu benar dimana benarnya dan kalau salah dimana salahnya, tolong nanti kalau kamu sudah tahu kasih tahu papa.

Lukas : papa gak takut masuk neraka ?

saya : loh kalo itu papa terserah sama yang punya sorga dan neraka saja lah, kalo disuruh ke sorga ya ayo, kalo disuruh ke neraka yang terima saja. yang penting kita harus tetap baik sama siapa saja. jangan buat jahat.

Lukas : kata romo kalo mau ke sorga itu harus lewat tangga yang sempit dan tinggi sekali dan dibawahnya neraka. kalo orang jahat pasti jatuh ke bawah dan nantinya direbus di neraka.

saya : wah hebat romo kamu, dia sudah pernah ke sana ya ? hehehehehehe kok tahu ada tangga ke sorga. kalau papa mau jadi tukang rebusnya saja. nanti kalo ada yang jatuh ke bawah papa tangkap, terus papa rebus, kita buat soto betawi hehehehehehee.

Lukas tertawa terbahak-bahak,  sambil berkata, : kalo begitu papa setan dong. kata romo yang tukang rebusnya itu setan.

saya : ya gak apa-apa. setan juga percaya sama Tuhan kok. hehehehehehe

sudah habis itu percakapan beralih topik ke yang lainnya.

Posted on Februari 7, 2014, in nasehat dari seloki arak. Bookmark the permalink. 2 Komentar.

  1. kalau sudah mendengar paparan logis pak Dju saya suka minder hehehe. Betapa hebatnya Tuhan yang menciptakan pikiran manusia dan memaparkan sebagian rahasia rahasiaNya untuk menyenangkan manusia. Menakjubkan dan mengharukan Dia yang menciptakan rasa di diri manusia, rasa manis, sepi, bangga dan marah, rasa benar dan rasa ragu, rasa ingin,rasa sayang ,…….. Kenangan dan harapan menjadi tempat bagi pengetahuan dan rasa bersatu.
    Please papa Lukas, jangan serahkan dirinya pada dirinya, tapi serahkan dia pada Penciptanya, yang tahu untuk apa Lukas diciptakan ditengah tengah dunia ini pada jaman ini. berikan dia jalan untuk menemukan Penciptanya. Berikan dia Firman Allah, sehingga ketika waktu Tuhan menunjukan DiriNya padanya ada gembira besar dalam diriNya. Dan papa Lukas kelak bisa tenang menghadapNya dan dengan tidak takut bisa berkata :” Tugasku sudah selesai.”

  2. Thank Len, prinsip saya biarkan dia mencari dulu melalui semua yang dia pelajari baik dari sekolah, gereja, dan dari saya. Maksudnya supaya pikirannya terbuka lebar, bahwa menerima Dia yang menciptakan langit dan bumi tidak dengan gampangnya tapi harus dengan dasar pengetahuan yang kuat sehingga apa yang di – imani oleh Lukas menjadi suatu landasan yang kokoh, tidak mudah di ombang-ambing orang dan keadaan dan juga saya sangat berharap Lukas tidak jadi fanatik, tetapi lebih menjadi seorang yang humanis yang mengutamakan nilai kemanusian di atas segalanya.
    Anak ini kritis sekali dan suka mengalih dan mencari sendiri apa yang ingin dia tahu. saya membebaskan dia untuk mencari semua yang ingin dia tahu tetapi tentu saja dengan bimbingan yang kadang2 menurut teman saya menjerumuskan, hehehehehe. Padahal saya justru memancing dia untuk berpikir dan berpikir sehingga logikanya terbentuk..
    mungkin kalau ada waktu sy juga ingin mendengar dari kamu, bagaimana kamu dan keluarga mu mengenalkan sang pencipta ke anak2 mu. semoga berguna Len. GBU.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: